Isak Tangis Mewarnai Saat Jenazah Briptu Wahyu Tiba di Kebumen

Isak tangis keluarga dan saudara korban kerusuhan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, mewarnai kedatangan jenazah almarhum Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas di rumah duka. Jenazah diantar oleh petugas menggunakan mobil jenazah Rumah Sakit Polri dengan pengawalan kepolisian.

Jenazah almarhum tiba di rumah duka Desa Kamulyan, Kecamatan Kwarasan, Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (10/5/2018) dini hari sekitar pukul 02.50 wib. Raungan suara sirine yang semakin dekat menuju rumah duka langsung membuat keluarga dan sanak saudara bertangisan. Mereka bersama tetangga sudah menanti sejak sore kemarin menunggu kedatangan jenazah.

Medika menambahkan, sebelum mendengar kabar duka itu, ia sempat berkomunikasi dengan korban melalui pesan singkat WA. Dalam obrolannya, korban sempat curhat masalah pribadi dengan sahabat dekatnya itu.
Jenazah Wahyu yang berada dalam sebuah peti kayu dibalut bendera merah putih itu kemudian diturunkan dari mobil ambulans. Jenazah dibawa menuju ruang tamu untuk disemayamkan sebelum dimakamkan. Sejumlah petugas langsung menutup pintu gerbang dan berjaga agar wartawan tidak merangsek masuk ke rumah duka.

Salah satu sahabat korban, Medika Candra Aji (20) mengaku sangat kehilangan. Di mata para teman-temannya, Wahyu adalah sosok yang baik dan juga atlet olahraga yang berprestasi.

“Sangat kehilangan, orangnya baik, semoga tidak ada korban seperti ini lagi,” tutur Medika ketika ditemui detikcom di rumah duka, Kamis (10/5/2018) dini hari

“Biasanya chattingan sampai malam, begadang lah, tapi itu terakhir saya WA hari Selasa (8/5/2018) jam 19.00 malam. Jam 21.00 udah nggak aktif lagi, tahu-tahu dengar kabar kalau dia jadi korban kerusuhan,” pungkasnya.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *