Ini Rumah Mujiono yang ‘Dibayar’ Pakai Uang Mainan Rp 4,5 Miliar

Seharusnya rumah Mujiono ini laku Rp 15,1 miliar. Tapi oleh calon pembeli dibayar sebagian dengan kardus yang katanya berisi uang Rp 4,5 miliar. Ternyata di dalam kardus hanya berisi uang mainan.

Rumah yang dijual Mujiono terletak di Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut, Tulungagung. Hanya berjarak 300 meter dari rumah utama Mujiono di Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut. Dibanding deretan perumahan warga di sekitarnya, rumah yang ‘hampir’ terjual ini tergolong paling mentereng.

Rumah terdiri dari dua lantai. Kokoh berdiri di ruas jalan desa yang menghubungkan antara Desa Pulosari dengan Sumberejo Kulon. Arsitekturnya bergaya modern. Pagar besi tinggi dan gapura menambah kesan ‘wah’. Di halaman depan terdapat sebuah patung singa berukuran besar.

Dari sisi akses, posisi rumah cukup mudah dijangkau. Berjarak 1 kilometer dari ruas jalan utama provinsi. Menurut Mujiono, fasilitas rumah tersebut lengkap. Ada kolam ikan, perabot antik, dan lain-lain.

Rumah ini yang jadi jaminan utang Rp 6 miliar ke bank untuk modal usaha dua tahun lalu. Usaha Mujiono tak berjalan mulus. Akhirnya jadi kredit macet, hanya sebagian yang terbayar. Mujiono menjual rumah ini untuk menutup utang tersebut.

“Karena pembeli mintanya seluruh bangunan dan isi rumahnya, maka saya tawarkan Rp 17 miliar, kemudian ditawar dan sepakat pada angka Rp 15,1 miliar,” kata Mujiono di rumahnya.

Jumat (16/3/2018), transaksi awal dilakukan. Calon pembeli yang disebut-sebut berasal dari Blitar, Ali, memberikan kardus yang disebut berisi uang Rp 4,5 miliar. Kardus tak boleh dibuka dan disimpan di rumah Mujiono, kemudian Senin (19/3) dibawa ke BCA Tulungagung untuk dihitung dan langsung disetorkan.

Ali berjanji akan ikut ke bank. Ternyata ia tak datang. Akhirnya, Mujiono berinisiatif menyetorkan kardus ke teller. Baru diketahui isinya ternyata uang mainan.

“Ya Allah, saya seakan mau pingsan. Karena dilihat dari bentuknya saja sudah beda dengan uang yang asli,” tutur Mujiono.

Belum jelas benar soal sosok Ali yang disebut-sebut hendak membeli rumah Mujiono dan memberikan kardus berisi uang mainan. Yang pasti, Mujiono berurusan dengan polisi karena menyetorkan uang mianan tersebut.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *