Ini Kondisi Lokasi Bomber Wanita Meledakkan Bom di GKI Surabaya

Puji Kuswati bersama 2 anak perempuannya melakukan aksi bom bunuh diri di Gereja Katolik Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro. Bom pinggang yang dipakai ibu dan anak itu meledak di lokasi parkir.

Ledakan bomber wanita itu menyisakan bekas-bekas mulai dari serpihan bom hingga darah yang menyebar di lantai hingga motor yang saat ini masih terparkir.

Dari pengamatan di lokasi, Selasa (15/5/2018), bomber wanita tersebut memasuki area gereja melalui area tengah parkiran motor GKI.

“Ini di tengah area parkir motor. Jemaat masuknya lewat sini,” jelas Joshua Poki, anggota majelis GKI.

Kris Diana adalah petugas gereja yang juga menjadi saksi mata dari kejadian tersebut. Ia menjelaskan posisi pelaku bom yang berada di tengah, anak kecil yang menjadi sumber ledakan kedua berada persis di belakang ibu tersebut, sedangkan anak remaja yang menjadi sumber ledakan ketiga berada di kanan bomber wanita tersebut.
Posisi bomber wanita saat meledakkan diri tidak lebih dari 3 meter dari jalur masuk jemaat. Bekas darah masih terlihat jelas di lantai lahan parkir motor GKI.

Selain bercak darah yang menempel di motor, banyak benda-benda lainnya yang juga menjadi saksi bisu kejadian tersebut, mulai dari tali tas yang menjadi pembungkus bom hingga kulit manusia.

“Ini juga ada bekas kulit manusia. Modelnya kayak gini,” jelas Kris Diana sambil mengambil serpihan kecil yang dimaksud.

“Anak yang kecil itu ada di belakangnya. Yang lumayan gede itu di kanannya, sebelah situ,” jelas Kris sambil menunjukkan area yang dimaksud.

Tak hanya itu, bercak darah, kulit manusia, hingga tas pembungkus bom bertebaran di area parkir serta di badan-badan motor. Motor-motor yang saat ini masih terparkir di halaman GKI juga banyak yang mengalami kerusakan.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *