Ini Alasan Pelaku Bully Siswi SD di Thamrin City

Sembilan orang pelaku bullying siswi SD di Thamrin City, Jakarta Pusat, telah dimintai keterangan. Pelaku dan korban merupakan teman sepermainan.

Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Mustakim, mengungkapkan bullying tersebut berawal saat siswi SD diduga mengajak salah satu pelaku berantem.

“Korban SW mengajak duel salah satunya (pelaku),” kata Kanit Reskrim Polsek Metro Tanah Abang, Kompol Mustakim, saat dihubungi detikcom, Selasa (18/7/2017).

Mulanya, seorang pelaku bernama F mengatai SW sombong karena tidak pernah main ke Kebon Kacang, Jakarta Pusat. Selanjutnya, korban SW mengajak duel F.

“Penyebabnya F (salah satu pelaku) mengeluarkan kata-kata pada SW, kok sombong sekarang nggak pernah main ke Boncang (Kebon Kacang). Lalu SW ngajak Duel F. Hal tersebut diucapkan hari Selasa, (11/7/2017) lalu, pukul 09.30 WIB di Sekolah Dasar,” jelas Mustakim.

“Lalu, teman-teman saling mengadu, selanjutnya terjadi keributan itu penghadangan dan keributan di Thamrin City,” sambungnya.

Mustakim mengatakan, kesembilan pelaku tergabung dalam satu grup bernama BOS (Brather Of Santay). Grup ini adalah grup sepermainan anak Kebon Melati dan Kebon Kacang, Jakarta Pusat.

“Mereka (pelaku dan korban) hanya teman main dan teman sekolah saja, dan juga teman Facebook, kebanyakan tetanggaan saja. Dan satu grup di BOS ( brather Of Santay ), satu teman sepermainan anak Kebon Melati dan Kebon Kacang,” tutur Mustakim.

Korban SW adalah siswa kelas VI di SDN 03 Kebon Kacang. Sedangkan kesembilan pelaku, AS siswa SMPN 273 Jakarya, HR siswa SMP Muhammadiyah 6, RA siswa SD Muhamadiyah 56, RZ siswa SDN 03 Kebon Melati, RN siswa SDN 02 Kebon Melati, SA siswa SDN 01 Kebon Kacang, AA SDN 03 Kebon Kacang, SN siswa SDN 01 Kebon Kacang, F siswa SDN 01 Kebon Kacang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *