Ibu Ini Dilaporkan Aniaya Tiga Anaknya Selama Berbulan-bulan

Seorang ibu di Kota Pasuruan dilaporkan warga telah melakukan penganiayaan pada tiga anaknya. Tidak hanya sehari dua hari, anak-anak ini telah disiksa selama berbulan-bulan.

Perempuan berinisial N (24) yang tinggal di Jalan Imam Bonjol RT 7/RW 4, Kelurahan Bugul Lor, Kecamatan Panggungrejo, tersebut diduga melakukan penganiayaan berat pada ketiga anaknya.

Hal ini berdasarkan keterangan sejumlah warga dan bekas luka yang ada di tubuh bocah-bocah tak bersalah itu saat petugas dari Dinsos Kota Pasuruan mendatangi rumah N, Jumat (5/1/2018).

Saat didatangi, petugas meminta N mengizinkannya memeriksa ketiga anaknya. Betapa kaget para petugas dan warga saat mengetahui luka yang ada di tubuh bocah-bocah tak bersalah tersebut. Tubuh anak-anak tersebut terdapat bekas luka bakar diduga karena disiksa dengan benda panas.

Atas temuan itu, petugas Dinsos lalu menghubungi polisi untuk melakukan penyelidikan. Namun sebelum polisi datang, N pergi bersama ketiga anaknya.

“Tadi dia pamit mau keluar sebentar untuk beli apa gitu sambil membawa ketiga anak-anaknya. Namun dia tak kembali saat polisi datang. Kabur. Petugas Dinsos tak menahannya sampai polisi datang karena tak menyangka dia akan kabur,” terang Susianah (34), warga sekitar, Jumat (5/1/2018).

Kasus ini bermula saat warga sekitar tak tega melihat nasib ketiga anak N. Tiga bocah berinisial H (7), R (3) dan Z (1,5) tersebut setiap hari dikunci di dalam rumah oleh ibunya saat ditinggal kerja.

Seringkali warga melihat anak-anak tersebut dalam kondisi muram dari balik jendela kaca. Selain tampak muram dan tak terawat, tubuh anak-anak tersebut penuh luka.

“Karena itu kami tak tega. Kami ada yang memotretnya dan menggunggahnya ke facebook. Unggahan tersebut sebenarnya sudah tiga bulan lalu. Namun baru hari ini, didatangi Dinsos,” terang Susianah.

Lia Fariha (33), warga lainnya, mengungkapkan, seringkali warga sekitar memberi makan 3 anak N melalui cendela. Selain makanan, juga diberikan pakaian.

“Tapi saat ibunya tahu ada makanan dari tetangga, dia malah marah-marah. Padahal maksud tetangga baik, kasihan sama anak-anak,” terangnya.

Saat ini, aparat kepolisian dan petugas Dinsos terus mencari keberadaan N dan ketiga anaknya.

“Dinsos tadi berencana membawa membawa anak-anaknya ke panti sosial. Sedangkan polisi berupaya mengamankan ibunya untuk dimintai keterangan. Tapi ternyata kabur,” ujar Junaedi, anggota Babinsa Bugul Lor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *