Hari Kedua di Sumenep, Gus Ipul Ziarah ke Asta Tinggi

Di hari kedua berkeliling Sumenep Calon Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul) tak lupa berziarah ke Asta Tinggi. Gus Ipul menziarahi makam raja-raja, pembesar, dan tokoh di Sumenep.

Setiba di Asta Tinggi, Gus Ipul disambut 12 juru kunci, salah satunya ialah Muhammad Riadi (56 tahun). Tak berbeda dengan penziarah lainnya, Gus Ipul juga mengisi buku tamu sekaligus penziarah.

Gus Ipul kemudian berdialog santai dengan para juru kunci. Dimulai dari sejarah Asta Tinggi, hingga Raja maupun tokoh yang dimakamkan di sana. Sesekali guyonan, tak lepas dari dialog mereka. Riadi mengaku tidak menyangka tamunya kali ini adalah Wakil Gubernur non-aktif sekaligus Calon Gubernur Jatim, Gus Ipul.

“Mimpi apa Pak semalam?” tanya Gus Ipul setengah bercanda.

Pria yang berprofesi sebagai juru kunci selama 40 tahun ini menjawab bahwa ia bermimpi Gus Ipul jadi Gubernur Jatim. “Saya mimpi Gus Ipul menang, jadi gubernur,” jawab Riadi diiringi kalimat “Amien” dari Gus Ipul dan rombongan.

Riadi mengisahkan, mimpinya ini terjadi lima hari lalu tepatnya pada Jumat (24/3) dini hari. Saat tertidur di makam Asta Tinggi, dirinya tiba-tiba didatangi seseorang mengenakan pakaian serba putih bak raja.

“Wajah lelaki itu ya Gus Ipul. Dan sekarang ini Gus Ipul datang berziarah mengenakan pakaian putih dan sarung putih. Di dalam mimpi saya itu Gus Ipul ini kelak yang jadi pemimpin Jawa Timur,” kata Riadi.

Selain mimpi, Menurut Riadi, kemenangan bagi Gus Ipul bisa diprediksi karena didukung oleh jumhur ulama Jawa Timur, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang lekat dengan Nahdlatul Ulama (NU). Ia mengharapkan dengan terpilihnya Gus Ipul, Jawa Timur, khususnya Sumenep bisa lebih baik dan makmur.

Usai berbincang, Gus Ipul langsung masuk menziarahi satu per satu makam tokoh dan raja di Sumenep. Kompleks pemakaman yang diziarahi Gus Ipul adalah di Kubah Kanjeng Tumenggung Ario Cokronegoro III (Pangeran Akhmad atau Pangeran Djimat).

Selain itu Gus Ipul juga ke Kubah Sultan Abdurrahman Pakunataningrat dan Kubah Kanjeng Tumenggung Ario Tirtonegoro (Bendoro Saod). Gus Ipul mengungkapkan, dirinya sudah beberapa kali ke Asta Tinggi.

“Dulu saya sering diajak Gus Dur. Biasanya Gus Dur malam hari mengajak ke sini,” ujar Keponakan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini.

Menurut Gus Ipul, Asta Tinggi merupakan salah satu destinasi wisata bersejarah yang diminati wisatawan nusantara, dan sebagaian wisatawan mancanegara. “Saya dan Mbak Puti melalui program Seribu Desa Wisata (Seribu Dewi) berkomitmen mendorong munculnya desa wisata seperti di Asta Tinggi ini,” jelasnya.

Dalam program ini, Gus Ipul bakal menyediakan pelatihan kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan pendampingan. Sehingga tidak hanya menarik wisatawan lokal saja. Nantinya, juga akan mampu merealisasikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Timur hingga 1 juta kunjungan.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *