Harga Ayam Tetap Mahal, Pedagang sdi Pasar Sepanjang Hanya Pasrah

Setelah sehari mogok, hari ini puluhan pedagang ayam di Pasar Sepanjang, Taman, Sidoarjo, kembali berjualan. Namun dari 80 pedagang ayam, hanya 60-75 persen yang berjualan.

Mogoknya pedagang ini dikarenakan harga ayam Rp 40 ribu-Rp 50 ribu/kg. Padahal sebelumnya harga daging ayam Rp 28 ribu/kg.

Dari pantauan detikcom di lokasi, pedagang ayam sudah melakukan aktivitas jual beli. Selain aktivitas jual beli, tampak pula spesialis pemotong ayam juga melakukan penyembelihan.

Koordinator pedagang ayam Imam Buchori membenarkan pedagang sudah melakukan aktivitasnya. “Setelah kemarin mogok tidak jualan, ya hari ini kembali mulai berjualan,” kata Imam Buchori kepada detikcom di Pasar Sepanjang, Rabu (17/1/2018).

Imam menambahkan, meski sudah beraktivitas, harga daging ayam masih mahal. Hari ini harga daging ayam Rp 35-40 ribu/kg.

“Untuk hari ini kami mendapatkan ayam dari Nganjuk, Jombang, Pasuruan dan Lamongan,” tambah Imam.

Pihaknya mengharapkan untuk harga ayam potong, pemerintah segera memperhatikan keluhan pedagang. Dengan harapan harga ayam ini segera dinormalkan kembali.

“Kami mengharapkan harga ayam segera turun, kasihan para pedagang ini. Jadi pemerintah ikut turun tangan,” jelasnya.

Padagang ayam, Ny Sih (51) mengaku terpaksa menjual harga ayam sesuai harga pasar. “Ya mengikuti harga pasar, kalau tidak ngikuti, ya rugi besar. Mau gimana lagi,” jelas warga Ngelom.

Sementara itu, pembeli ayam juga mulai terlihat antre. Mereka mengaku kenaikan harga ayam ini tentu saja akan menaikkan harga ayam. Seperti yang akan dilakukan penjualan ayam penyet di kawasan Sepanjang.

“Dinaikkan aja harga nasi ayam penyetnya. Ini naiknya mahal sekali,” kata Nursiah (48) penjual ayam penyet di sekitar Stasiun Sepanjang kepada detikcom.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *