Hakim AS Batalkan Deportasi 114 Warga Irak

Hakim distrik federal di Detroit, AS, Kamis (22/6/2017) waktu setempat, membatalkan deportasi 114 warga negara Irak.

Lebih dari 100 warga Irak itu ditangkap dalam operasi oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai federal di dan sekitar Detroit bulan ini, seperti dilaporkan The Guardian dari New York, Jumat (23/6/2017).

Pihak pengacara berpendapat, sebagian besar orang Kristen Kaldea(Khaldea), Babilonia selatan, Irak, yang ditangkap dalam serangkaian penggerebekan di Detroit, bakal menghadapi kematian atau penganiayaan jika mereka kembali ke Irak.

Mereka yang ditangkap telah perintahkan untuk deportasi dan memiliki putusan pidana yang tertunda. Namun, pengacara mempersoalkannya karena pemulangan berarti kematian.

Sebab, demikian pengacara, kelompok penjahat Negara Islam di Irakdan Suriah (ISIS) dan kelompok jihad lainnya masih menargetkan orang-orang Kaldea dan kelompok Kristen lainnya.

Dalam gugatan class action yang diajukan oleh American Civil Liberties Union (ACLU) terhadap pihak imigrasi, pengacara mengatakan, sebagian besar dari 114 orang telah berpuluh-puluh tahun di AS.

Lalu, sekarang otoritas AS bermaksud “akan segera mengevakuasi mereka Irak, dan mereka mungkin akan mengalami penyiksaan sesungguhnya, penyiksaan atau kematian,” kata pengacara.

Hakim Mark Goldsmith mengatakan dalam sebuah amar putusannya pada Kamis bahwa mereka yang ditangkap tidak akan dideportasi setidaknya selama dua minggu ke depan.

Pada akhir periode tersebut, Goldsmith akan membuat keputusan baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *