Ganjar Jelaskan Soal Jalan Rusak di Pekalongan Akibat Pembangunan Tol

Pekalongan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi meninjau jalan provinsi yang rusak akibat pembangunan tol. Ganjar mengaku banyak mendapat keluhan soal ini.

“Material kan tidak bisa lewat udara. Suka tidak suka pasti ada jalur yang dipakai dan dimanapun banyak yang mengeluhkan,” kata Ganjar, saat melakukan peninjauan perbaikan jalan propinsi Bojong, Kamis (26/10/2017).

Ganjar bersama Asip Kholbihi meninjau pembetonan jalan yang rusak akibat dilewati truktruk pengangkut material proyek tol.

“Ini sudah dikerjakan. Tadi dari kontraktor katanya dua minggu selesai. Berikutnya kita kan mendorong ke menteri PU, surat kita akan dipermanenkan,” jelas Ganjar.

Menurut Ganjar, diakuinya banyak warga masyarakat yang protes ke dirinya di berbagai daerah, yang mengeluhkan jalan rusak akibat proyek tol.

“Komitmen kita karena masyarakat banyak protes kita respon dengan baik, katanya.

Kepala Balai Pelaksana Teknis Jalan (BPTJ) wilayah Pekalongan, Wahab menambahkan, untuk sementara jalan yang rusak parah sepanjang 500 meter akan dibeton.

“Nanti kalau sudah dilemparkan ke Menteri PU akan masuk APBN. Ini 500 meter dulu, anggaran dari kontraktor proyek tol,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Ganjar mengaku bangga dengan realisasi anggaran infrastruktur di Kabupaten Pekalongan.

“Bagus, semua terealisasi,” tuturnya singkat.

Selain Bupati Pekalongan yakni Asip Kholbihi, dalam peninjauan pelaksanaan perbaikan jalan propinsi, juga nampak Pimpinan Pemalang Batang Tol Road (PBTR), Tri Mulyo. Di hadapan gubernur, dirinya berjanji akan menyelesaikan perbaikan jalan tersebut sekitar dua minggu.