Forest Walk Baksil Bandung Diklaim Salah Satu Terpanjang di ASEAN

Hutan kota Babakan Siliwangi, di Jalan Tamansari, Kota Bandung kini telah dilengkapi forest walk sepanjang kurang lebih 2 kilo meter. Forest walk ini diklaim sebagai salah satu paling panjang di ASEAN.

Forest walk merupakan fasilitas untuk pejalan kaki yang menjadi bagian dalam penataan hutan kota Babakan Siliwangi. Fasilitas ini sengaja dibangun untuk memudahkan warga dalam menikmati suasana hutan secara dekat tanpa harus bersusah payah menembus lebatnya hutan.

Dia didampingi oleh istri tercinta Atalia Kamil mencoba menyusuri dan menikmati Babakan Siliwangi yang ditetapkan sebagai hutan kota dunia oleh Unesco melalui fasilitas publik ini. Selain itu dia juga melepas sejumlah ekor burung dan tupai agar menambah keasrian hutan Baksil ini.
Awalnya forest walk Baksil ini berada dalam dua titik berbeda. Titik pertama lokasinya berada di bagian atas Baksil atau menuju Kebun Binatang Bandung. Sementara kedua berada di bagian bawah membentang sepanjang jalan menuju Sabuga dari arah Taman Teras Cikapundung.

Namun kini keduanya dilebur menjadi satu bagian. Selain itu panjangnya juga semakin panjang dari awalnya hanya
sekitar 600 meter menjadi kurang lebih 2 kilo meter. Pagi tadi Wali Kota Bandung Ridwan Kamil meresmikan forest walk tersebut.

“Forest walk adalah konsep kelas dunia yang biasa dilakukan oleh seluruh dunia untuk menikmati alam dengan cara mudah. Forest walk ini salah satu terpanjang di ASEAN,” kata Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, saat meresmikan forest walk, di Jalan Tamansari, Kota Bandung, Rabu (17/1/2018).

Pria yang akrab disapa Emil menuturkan, penambahan panjang forest walk ini menghabiskan dana kurang lebih mencapai Rp17 miliar. Selain untuk memanjangkan forest walk dana itu juga digunakan untuk membangun taman air yang berada tidak jauh dari fasilitas publik tersebut.

“(Membangun forestwalk) ini habis dua tahap sekitar Rp 17 miliar,” ucap Ridwan.

Emil berharap dengan adanya fasilitas ini warga bisa memanfaatkannya untuk beragam aktifitas. Mulai dari berolahraga dan juga kegiatan positif lainnya. “Mudah-mudahan dengan ini warga bisa memanfaatkannya. Semua tempat di Bandung bukan wisata komersil tapi tempat bikin orang rilek (salah satunya melalui forest walk ini),” tandasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *