Duka Keluarga Masinis Korban Tabrakan KA Sancaka Vs Trailer

Suasana duka menyelimuti rumah almarhum Mustofa, masinis korban meninggal tabrakan KA Sancaka vs truk trailer di Ngawi. Keluarga dan kerabat seakan belum percaya atas kepergian Mustofa.

“Belum percaya secepat ini meninggal. Siangnya masih WA sekadar tanya kabar anak,” jelas istri Mustofa, Dian Kartikasari Utami (25), kepada detikcom di rumah duka, Desa Sumber Bening, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Senin (9/4/2018).

Pantauan , di sepanjang jalan depan rumah duka tampak banyak rangkaian karangan bunga ucapan duka berjajar. Para pelayat masih tampak datang ke rumah duka termasuk dari pihak PT KAI Daop 7 Madiun yang akan menyerahkan bantuan.
Sebelum musibah terjadi, kata Dian, tidak ada firasat apapun. Kabar meninggalnya suami pertama diterima sekitar pukul 19.30 WIB Jumat (7/4/2018). Seketika itu keluarga panik bahkan dirinya sempat shock.

“Saya tidak ada firasat apa-apa sebelum kejadian. Kemarin berita datang dari teman masinis yang kebetulan rumahnya juga dekat sini,” ucapnya singkat sambil mengusap air mata.

Dian tidak bercerita banyak karena masih shock atas kepergian suaminya. Hal berbeda dialami ayah kandung Mustofa, Sadino (60).

“Kalau saya siang sebelum musibah waktu makan tersedak. Ada apa ini saya tidak jadi makan,” terang Sadino dengan wajah tabah.

Mustofa dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat, Sabtu (7/4) siang. Makam korban di sebelah utara rumah duka berjarak hanya sekitar 15 meter. Mustofa meninggalkan istri dan seorang anak berusia 4 tahun.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *