Dua Pesilat Meninggal Usai Bentrok dengan Suporter Bola

Dua anggota perguruan silat meninggal dunia setelah bentrok dengan rombongan suporter sepak bola di sekitar Jalan Balongsari Tandes Surabaya.

“Antara pukul 23.0024.00 WIB ada sekitar 100 kendaraan bermotor (rombongan pesilat) menuju Gresik berpapasan dengan temanteman suporter dan terjadi bentrokan kecil. Petugas di lapangan sudah melerai dan Alhamduilah selesai kemudian,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespol Mohammad Iqbal kepada wartawan, Minggu (1/10/2017).

Iqbal mengatakan bahwa rombongan perguruan silat saat itu akan melakukan aktivitasnya di Gresik.

“Tementemen perguruan pencak silat itu akan melakukan aktivitasnya di Kabupaten Gresik,” ujar Iqbal.

Diduga, perkelahian yang menyebabkan kematian itu berawal dari seragam yang digunakan korban. “Pada pukul 01.45 ketika situasi sudah sangat aman, ada sepeda motor yang dikendarai oleh dua orang berboncengan melewati beberapa rombongan suporter. Dari situ ada spontanitas karena ada labellabel perguruan silat itu dan terjadi perkelahian,” ujar Iqbal.

“Dua orang itu kami larikan ke rumah sakit, namun sayangnya nyawanya sudah tidak tertolong,” pungkas Iqbal.