Ditemukan Telur Ayam Raksasa Berisi Telur di Australia

Telur ayam raksasa dengan isi telur yang lebih kecil di dalamnya telah membingungkan seorang pakar unggas di Australia. Ia mengatakan belum pernah melihat fenomena ini sebelumnya.

Telur raksasa yang dijuluki ‘babushka’ dihasilkan oleh seekor ayam yang dibiakkan tanpa kandang, atau free range, di peternakan Stockman’s Eggs yang berada di kawasan Atherton Tablelands, Cairns Barat, di Queensland.

Peternak Scott Stockman mengatakan salah satu pekerjanya menemukan telur tersebut sebelum dirinya.

“Ini menjadi telur terbesar yang pernah diproduksi di peternakan ini sejak pertama kali berdiri di tahun 1923, tiga generasi yang lalu.”

Scott menjelaskan berat tersebut mencapai 176 gram, dengan ukuran tiga kali dari rata-rata telur biasa.

Setelah dipecahkan, mereka menemukan telur kecil kedua yang ada di dalamnya.

Profesor Associate Raf Freire dari fakultas kedokteran hewan di Charles Sturt University mengatakan ia belum pernah melihat seperti ini sebelumnya.

“Sejujurnya, saya tidak begitu tahu bagaimana keadaannya,” katanya.

Profesor Freire mengatakan sepertinya ayam tersebut sudah menghasilkan telur seperti biasa, tapi entah mengapa tidak pernah dibaringkannya.

“Tidak biasa jika seekor ayam betina sangat stres, biasanya kita lihat ada di dalam kandang, di mana mereka menyimpan telur itu.

“Mereka tidak membaringkannya, tapi kemudian berhenti melakukan apa-apa, dan ayam betina biasanya kembali makan.”

Ia mengatakan biasanya telur dihasilkan oleh ayam betina beberapa jam kemudian, tapi dalam kasus ini mungkin bukan itu yang terjadi.

“Keesokan harinya, bukan telur yang dibaringkan seperti biasanya, tapi apa yang terjadi adalah ada sel telur lain yang dilepaskan.”

“Kemudian turun dan ayam tersebut memutuskan untuk membuat cangkangnya di sekitar telur di hari sebelumnya dan di sel telur baru yang turun.

“Secara biologis saya sulit mengerti mengapa telur yang lebih kecil tidak pernah keluar, ini sangat aneh.”

Meski menurutnya ganjil, telurnya tetap aman untuk dimakan.

“Biasanya kuning telur yang ganda atau ada tiga baik-baik saja, jadi saya tidak mengerti apa yang salah dengan yang ini.”

Scott mengatakan telur ini berasal dari ayam betina yang berkeliaran di peternakannya.

“Kita mendapat 50.000 telur setiap harinya, jadi kita tak terlalu tertarik untuk memakannya.”

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *