Diserang Pemuda Mabuk di Sukabumi, Jari Yatna Nyaris Putus

Empat warga di Kampung Keboncau, RT 02/01 Desa Babakan Pari, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat diserang sekelompok pemuda menggunakan senjata tajam. Pelaku membabi buta menyerang korban dengan golok dan celurit.

Korban masing-masing Yatna Supriatna (24), Eki (19), Ropaldi (18) dan Adih Tabroni (50), luka-luka terkena sabetan senjata tajam dan pukulan. Kondisi terparah dialami Yatna, jarinya nyaris putus akibat serangan pelaku.

“Korban mengalami luka bacokan di bagian kepala belakang lengan tangan kiri sobek, punggung telapak tangan kiri sobek hingga jari jarinya mau putus. Sebelumnya korban Yatna ini sempat dibawa ke klinik Mitra Tamsil, Cidahu karena lukanya berat maka di Rujuk ke RSUD Sekarwangi Cibadak Sukabumi dan dirawat inap,” kata Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi melalui aplikasi perpesanan, Sabtu (31/3/2018).

Polisi bergerak cepat dua pelaku berhasil diamankan. Mereka bernama Dadan (20) dan AR alias Ipin (17). Dari tangan keduanya polisi mengamankan sebilah golok dan celurit yang berukuran panjang.

“Kedua pelaku masih kita periksa, masih kita dalami terkait kemungkinan adanya tersangka lain. Saat ini kita juga fokus memantau kondisi korban pembacokan,” lanjutnya.

Seperti diberitakan, empat warga Sukabumi, Jawa Barat terkapar setelah diserang menggunakan senjata tajam oleh tiga pemuda mabuk. Seluruh korban dilarikan ke RSUD Sekarwangi, Cibadak karena mengalami luka serius.

Peristiwa itu dipicu pelaku yang tidak terima ditegur oleh korban. Saat itu korban Yatna menegur karena pelaku menabrak tetangganya. Menurut warga pelaku diduga dalam keadaan mabuk saat melakukan aksinya.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *