Diancam Trump, Presiden Venezuela Perintahkan Latihan Militer

Caracas Presiden Venezuela Nicolas Maduro memerintahkan militernya untuk melakukan latihan nasional pekan ini. Hal ini sebagai respons atas ancaman Presiden AS Donald Trump mengenai kemungkinan aksi militer terkait krisis politik di Venezuela.

“Saya telah memberikan perintah kepada kapal staf gabungan militer agar memulai persiapan untuk latihan militersipil nasional bagi pertahanan bersenjata terpadu negara Venezuela,” ujar Maduro di depan ribuan pendukungnya di ibu kota Caracas seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (15/8/2017).

Dikatakannya, latihan militer nasional tersebut akan berlangsung pada 26 dan 27 Agustus mendatang.

Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa dirinya tengah mempertimbangkan opsi militer sebagai respons atas krisis politik di Venezuela. Trump menyebut situasi di Venezuela sebagai “kekacauan yang sangat berbahaya.”

“Kita punya banyak opsi untuk Venezuela, termasuk kemungkinan opsi militer jika diperlukan,” ujar Trump kepada para wartawan. “Kita punya pasukan di seluruh dunia di tempattempat yang sangat jauh. Venezuela tidak terlalu jauh dan rakyatnya menderita dan mereka sekarat,” imbuh Trump.

“Venezuela merupakan sebuah kekacauan. Itu kekacauan yang sangat berbahaya dan situasi yang sangat menyedihkan,” tutur Trump.

Menteri Pertahanan Venezuela Jenderal Vladimir Padrino menyebut komentar Trump tersebut sebagai “aksi kegilaan” dan telah membuka topeng AS menyangkut niatnya menyerang Venezuela. Pemerintahan Maduro sebelumnya telah berulang kali mengklaim bahwa Washington punya rencanarencana untuk menguasai cadangan minyak Venezuela yang sangat berlimpah.