Di Malang, Nonton Film G30S/PKI Sudah Diedit

Malang TNI dan masyarakat di Kota Malang juga menggelar nonton bareng film 30S/PKI di sejumlah tempat. Film menggambarkan peristiwa tahun 1965, telah melalui proses editing untuk menghilangkan adegan kekerasan di dalamnya.

Nobar digelar di aula Kelurahan Bandungrejosari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, mendapat antusiasme dari masyarakat. Ratusan warga hadir ingin menyaksikan film menjadi catatan sejarah bagi bangsa Indonesia.

Lurah Bandungrejosari Zainul Amali mengatakan, G30S Partai Komunis Indonesia merupakan sejarah kelam, bagaimana ideologi Pancasila akan diubah melalui sebuah gerakan pengkhianatan.

“Ini menceritakan bagaimana dulu pernah terjadi sebuah peristiwa yang akan mengubah ideologi Pancasila dengan Komunis. Kita harus mencintai Tanah Air dan NKRI, sudah merdeka selama 72 tahun,” ujar Zainul kepada masyarakat yang hadir dalam nobar, Minggu (24/9/2017) itu.

Danramil Sukun Kapten Inf Heri Tantono berharap agar sejarah yang kelam tidak terulang atau terjadi lagi di Indonesia. “Ideologi Pancasila harus tertanam pada jiwa kita walaupun kita berbeda suku, budaya dan agama,” harapnya.

Pemutaran film untuk mengingatkan kepada seluruh masyarakat akan bahaya laten komunis dan generasi muda tidak terjerumus oleh propaganda dari kelompok menganut ideologi anti Pancasila.