Dapat Remisi HUT ke-72 RI, 4 Napi di Rutan Boyolali Bebas

Boyolali Sebanyak 53 narapidana di Rumah Tahanan Boyolali, menerima remisi bertepatan dengan HUT ke72 Kemerdekaan Republik Indonesia. Empat naprapidana di antaranya langsung bebas setelah mendapatkan remisi.

Pemberian remisi berdasar Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor B131127.PK01.01.02 Tahun 2017 tentang Remisi Umum 17 Agustus 2017. Secara simbolis diserahkan di aula Rutan setempat oleh Wakil Bupati Boyolali, M Said Hidayat.

Kepala Rutan kelas IIB Boyolali, Muhammad Ulin Nuha, menjelaskan warga binaan di Rutan Boyolali yang memperoleh remisi 17 Agustus 2017 sebanyak 53 orang. Dari jumlah tersebut, empat orang Napi langsung bisa menghirup udara bebas.

“Warga binaan kita yang mendapat remisi berjumlah 53 orang,” kata Muhammad Ulin Nuha.

Pihaknya berharap, warga binaan yang bebas dapat menerapkan program pembinaan kerohanian, kemandirian sehingga dapat membantu pengembangan dan pembangunan Boyolali.

Wakil Bupati Boyolali, M Said Hidayat, mengajak warga binaan penerima remisi dapat mensyukuri.

“Kembalilah bersama masyarakat untuk hadir bersama dan membangun bersama,” imbaunya.

Salah satu warga binaa yang bebas setelah mendapat remisi yakni Dwi Hastuti. Ia mendapat remisi satu bulan dalam peringatan Kemerdekaan ini. Warga Tulung, Klaten itu dipidana penjara karena kasus penggelapan sepeda motor.

“Jadi dari masa tahanan 10 bulan, saya senang dan gembira bisa bebas,” ungkapnya.

Dia gembira karena bisa kembali berkumpul dengan keluarganya.

“Saya menyesal dengan perbuatan yang telah saya lakukan, saya tidak akan mengulangi lagi,” katanya.