Curanmor dan Curat Dominasi Kasus Kriminal di DIY Selama Akhir Tahun

Polda DIY mencatat kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan pemberatan (curat) mendominasi kasus hukum selama Operasi Lilin Progo 2017. Secara keseluruhan, gangguan keamanan selama periode waktu tersebut meningkat 4 kali lipat dibanding tahun lalu.

“Tren kasus konvensional secara keseluruhan selama Operasi Lilin kemarin meningkat dari 5 kasus pada tahun lalu menjadi 29 kasus,” kata Kabid Humas Polda DIY, AKBP Yuliyanto, ketika jumpa pers di Mapolda DIY, Selasa (2/1/2018).

Rinciannya, kasus curanmor dilaporkan sebanyak 13 kasus, meningkat dibandingkan tahun lalu hanya ada 2 laporan.

“Seluruh kasus dialami oleh warga, bukan wisatawan yang berkunjung ke DIY,” terangnya.

Lalu curat sebanyak 10 kasus, meningkat dibandingkan tahun lalu hanya 1 kasus. Kemudian disusul pencurian dengan kekerasan ada 3 kasus, meningkat dibandingkan tahun lalu 2 kasus. Kemudian aniaya dengan pemberatan sebanyak 3 kasus.

“Untuk gangguan kamtibmas, total ada 65 kasus, terdiri dari 50 kasus kejahatan, 1 pelanggaran, 13 gangguan, dan 1 bencana,” jelas Yuliyanto.

Sejauh ini, kasus yang dilaporkan tersebut masih dalam penyelidikan kepolisian. Laporan polisi masuk ke masing-masing Polres di DIY.

“Polda DIY telah membentuk tim Progo Sakti beranggotakan Reskrim, Sabhara, Intel, dan Brimob. Ke depan akan kita maksimalkan patroli sebagai upaya pencegahan maupun penindakan,” imbuh Yuliyanto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *