Culik dan Bius Model Inggris, Pria Polandia Diciduk Polisi

Roma Polisi menangkap seorang pria Polandia yang diketahui membius dan menculik seorang model asal Inggris selama seminggu di Italia. Polisi menduga pelaku akan menjual model perempuan itu sebagai budak seks di situs gelap.

Dilansir dari AFP, Minggu (6/8/2017), pelaku penculikan diketahui bernama Lukasz Pawel Herba (30). Peristiwa penculikan itu terjadi di dekat stasiun sentral Milan pada Selasa (11/7) lalu.

Dalam pernyataannya polisi mengatakan model berusia 20 tahun, yang tak disebutkan identitasnya, itu tiba di Milan pada 10 Juli untuk sesi pemotretan yang diatur Herba. Tapi ketika tiba di studio keesokan harinya, penculik dan kaki tangannya, menelanjangi, memotret dan mengikat model itu sebelum kemudian membawanya dengan cara memasukkan korban ke bagasi mobil menuju ke sebuah rumah di desa kecil Borgial di wilayah barat laut Piedmont.

Herba kemudian berhasil ditangkap pada Senin (17/7) lalu. Dia dituduh merencanakan penculikan dan memberikan serangkaian keterangan yang disebut jaksa hampir tak dapat dipercaya.

Penyidik masih belum yakin kebenaran keterangan Herba tentang rencananya yang akan melelang korbannya, apakah hal itu murni dilakukan sebagai ancaman untuk mendapatkan tebusan Euro 300 ribu dalam bentuk bitcoin dari keluarga atau agen korbannya.

Tidak ada yang terlibat dalam lelang online tersebut. Sehingga polisi menjadi ragu dengan keterangan Herba yang mengaku mengatur sebuah operasi dan menyebut keterangan itu bersifat fantasi.

“Fantasi atau bukan, yang jelas dia adalah pria yang sangat berbahaya. Dia membius korban segera sesudah menculik adan memasukkannya ke dalam sebuah tas travel besar di dalam bagasi mobil,” ujar Deputi Jaksa Milan Paolo Storari dalam konferensi pers.

“Berbagai versi keterangannya sangat sulit dipercaya tapi ang jelas dia tidak membantah jika dia bersama korban saat korban dinyatakan hilang,” sambung Storari.

Pada 17 Juli, karena alasan yang tidak jelas, Herba mengantar model itu kembali ke Milan dan melepaskannya di tempat penculikan yaitu dekat Konsulat Inggris. Dia memberitahu korbannya jika dia tidak bisa terus menyekapnya karena dia adalah ibu dari anak kecil.

Herba menyebut penculikan itu dilarang oleh kelompoknya yang bernama Black Death. Polisi mengaku tidak yakin jika kelompok ini benarbenar ada.