Cerita Tengkorak di Ciremai: Ritual Calon Kades dan Insiden Kesurupan

Majalengka Penemuan kerangka manusia yang diduga seorang perempuan bermula dari wangsit yang diterima oleh sesepuh Desa Agalingga, Toto Suarto (49), saat melakukan ritual untuk kesuksesannya dalam Pilkades.

Saat itu ritual dilakukan Toto bersama delapan orang lainnya pada Kamis 13 Juli pukul 23.00 WIB di makam keramat yang berada di Bumi Perkemahan (Buper) Argalingga. Rupanya saat ritual berlangsung dua orang yakni Nana dan Rudi tibatiba kesurupan.

“Di situ kita dapat wangsit dari Prabu Jangkawisesa bahwa ada mayat di Gunung Ciremai minta disempurnakan,” ujar Toto saat berbincang dengan detikcom melalui sambungan telepon, Selasa (25/7/2017).

Toto yang sibuk dengan Pilkades tak lantas melakukan pencarian. Hingga akhirnya Toto yang bertarung di Pilkades pada 15 Juli kemarin kalah tipis dari para pesaingnya dan kembali beraktivitas normal.

Barulah pada Minggu 23 Juli lalu sekitar pukul 8.30 WIB, Toto bersama 17 orang lainnya naik ke Gunung Ciremai untuk mengikuti wangsit yang diterimanya saat menggelar ritual terdahulu.

“Saya sama 17 orang naik. Prosesnya cukup lama karena itu jalannya masih merabaraba. Sepanjang perjalanan ada kontak batin yang mengarahkan sampai ketemu satu mayat jam 12 lebih,” katanya.

Toto mengungkapkan, saat ditemukan mayat tersebut mayoritas sudah mulai menjadi tulang belulang. Hanya beberapa bagian saja yang terlihat masih utuh namun sudah membusuk seperti di belakang kepala, rambut dan bagian lain yang tertutupi oleh pakaian.

“Saya tidak berani sentuh (mayat). Hanya tasnya saja yang saya lihat, dan ternyata kosong,” ucapnya.

Diduga kuat mayat tersebut adalah seorang perempuan. Pasalnya menurut Toto dari pakaian yang dikenakan seperti milik perempuan, terlebih bawahan menyerupai rok. Selain itu rambut yang masih utuh terlihat panjang layaknya milik seorang perempuan.

“Sekarang anakanak sama TNI dan Polri lagi naik ke atas untuk evakuasi. Mudahmudahan ditemukan identitasnya,” kata Toto.