Besok, International Tour de Banyuwangi Ijen 2017 Dibuka

Banyuwangi Para pembalap International Tour de Banyuwangi Ijen 2017 mulai berdatangan. Sebanyak 100 rider dipastikan ikut bertanding dalam balap sepeda yang telah digelar sejak 2012 lalu.

Mulai hari ini, Senin (25/9/2017), para pembalap melakukan latihan dan melintasi beberapa ruas jalan yang ada di Banyuwangi untuk pemanasan sekaligus berdaptasi dengan kondisi cuaca di Banyuwangi.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan para pebalap tersebut sudah datang secara bergelombang sejak hari Sabtu hingga Minggu (2324/9) kemarin. Mereka adalah pebalap dari tim asal Singapura, Australia, Belanda, Iran dan beberapa negara lainnya.

“Hingga hari ini sudah ada 15 tim yang hadir, tinggal 4 tim yang belum datang salah satunya Bikelife Dong Nai (Vietnam) dan Sapura Pro Cycling Team Malaysia). Tapi siang ini semua tim kami pastikan datang,” jelas Anas.

Anas pun mengungkapan bahwa persipan teknis balap sepeda ini sudah mencapai 90 persen. Mulai dari persiapan keamanan, jalur lintasan, kesiapan fasilitas kesehatan, hingga kesiapan venue acara yang menjadi lokasi start maupun finish. Setelah lima kali digelar, selama dua tahun bertututturut ITDBI meraih nilai exellence dari persatuan balap sepeda dunia (UCI).

Salah satu penilaian sempurna tersebut karena tingkat keamanan lomba yang dinilai sangat baik. Menurut Anas, ini tidak lepas dari konsolidasi yang terjalin antara pihak pemerintah daerah dengan pihak kemanan. Selain itu keterlibatan babinsa dan babinkamtibmas yang menjalankan pengamanan di tingkat kecamatan dan desa juga sangat berperan dalam kesuksesan even.

Pembukaan Tour de Banyuwangi Ijen akan dilakukan Selasa (26/9) di Taman Blambangan pukul 19.00. Semua pebalap akan hadir dan memperkenalkan diri di sana. Sebelum opening, sore hari mereka akan diajak melepas tukik di Pantai Cacalan Banyuwangi sebagai bentuk kampanye konservasi pantai.

Chairman ITdBI Guntur Priambodo menambahkan pada gelaran ITDBI keenam ini, persaingan akan semakin ketat, karena ada tim pro tour yang mengikuti yakni PSC Cycling Team dari Belanda, yang siap bersaing dengan timtim continental, seperti Pishgaman Continental Team (PCT) Iran yang merupakan juara Asia Tour, Sapura Cycling Team (Malaysia), Kinan Cycling Team (Jepang) yang merupakan juara bertahan ITDBI 2016.

“Tahun ini persaingan akan semakin ketat, karena ada tim pro tour dari Belanda yang ikut, bahkan para pembalap dari Belanda itu sudah berada di Banyuwangi selama seminggu terakhir,” ungkap Guntur Priambodo.