Besi 1,2 Ton Dicuri, Kakak dan Adik di Situbondo Diamankan

Aksi pencurian besi milik Pabrik Gula (PG) Asembagoes, Situbondo, berhasil dibongkar. Sedikitnya ada 2 orang yang ikut diamankan, yakni JS (22) pengemudi dan HR (26), yang menguasai barang.

Kakak beradik asal Kecamatan Asembagus itu ditangkap anggota Unit Resmob di wilayah Desa/Kecamatan Banyuputiih. Keduanya tepergok mengangkut lonjoran besi diduga hasil curian dari PG Asembagus dengan pick up N 8596 NZ.

Penggerebekan dilakukan saat keduanya hendak menjual lonjoran besi itu ke wilayah Banyuwangi. Dari atas bak pick up, polisi menemukan lonjoran besi rel, besi bekas pipa, besi gording dan besi jenis As. Tak main-main, semua besi diduga hasil curian itu diperkirakan mencapai berat 1,2 ton.

“Kedua pelaku dan barang buktinya, baik besi maupun pickup sudah diamankan di Polres. Sekarang kedua pelaku masih dalam pemeriksaan,” kata Kasubbag Humas Polres Situbondo, Iptu H Nanang Priyambodo, Jumat (12/1/2018).

Keterangan detikcom menyebutkan, penangkapan kakak beradik itu berawal dari kabar maraknya pencurian besi di lingkungan PG Asembagoes. Menindaklanjuti kabar tersebut, polisi melakukan penyelidikan. Puncaknya terjadi pada Kamis (11/1), saat anggota Resmob pimpinan Bripka Hudoyo memergoki sebuah pick up yang memuat rongsokan besi.

Polisi segera memeriksa isi muatan pick up tersebut. Saat itulah, didapati adanya banyak lonjoran besi yang dicurigai milik PG Asembagoes yang raib. Untuk memastikan, polisi langsung mendatangkan pihak PG untuk melakukan pengecekan. Setelah dinyatakan benar, kedua pelaku dan barang buktinya langsung diamankan.

Kepada polisi, HR pengusaha rongsokan mengaku mendapatkan dari rekannya sesama pengusaha rongsokan berinisial AN. Si AN ini juga diduga menjadi pengepul besi hasil curian tersebut dari tangan pelaku. Sayang saat digerebek di rumahnya, si AN melarikan diri.

“Tentu saja kasus ini akan terus dikembangkan. Anggota sekarang juga terus memburu penadah yang kabur. Ini penting untuk mengungkap para pelaku pencurian ini,” tegas Iptu Nanang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *