Bertemu Netanyahu, Trump: Israel Sangat Spesial Bagi Saya

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan niatnya untuk menghadiri pembukaan Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Yerusalem. Hal itu disampaikannya saat menerima kedatangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, Senin (5/3) waktu setempat.

Dalam pertemuan di ruang Oval Office tersebut, Netanyahu memuji keputusan Trump untuk memindahkan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem. “Saya ingin mengucapkan terima kasih atas persahabatan luar biasa Anda,” ujar Netanyahu seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (6/3/2018).

Trump pun merespons dengan mengatakan bahwa dirinya akan mempertimbangkan untuk datang menghadiri pembukaan Kedubes AS di Yerusalem pada Mei mendatang. “Kami mempertimbangkan untuk datang. Jika saya bisa, saya akan datang,” kata Trump.

“Israel sangat spesial bagi saya. Negara spesial, masyarakat spesial, dan saya menantikan untuk berada di sana, dan saya sangat bangga akan keputusan itu,” tutur Trump.

Sementara itu, Duta Besar AS untuk PBB, Nikky Haley mendapat aplaus panjang di konferensi tahunan American Israel Public Affairs Committee (AIPAC), kelompok lobi berpengaruh saat dia mengumumkan dirinya akan menghadiri pembukaan Kedubes AS di Yerusalem.

“Di PBB dan di seluruh badan-badan PBB, Israel diganggu,” cetus Haley seraya bertekad akan menghentikan perlakuan tersebut.

Sebelumnya pada Desember 2017 lalu, Trump mengumumkan pengakuan resmi pemerintah AS atas status Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan rencana pemindahan Kedubes AS di Tel Aviv ke Yerusalem. Pengumuman Trump itu memicu aksi-aksi protes di berbagai negara, khususnya di negara-negara muslim dan Arab.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *