Bawa Peledak di Dekat Pengadilan, Warga Palestina Ditangkap Israel

Kepolisian Israel menangkap seorang warga Palestina yang kedapatan membawa peledak. Warga Palestina itu ditangkap saat bergerak mendekati sebuah pengadilan militer di Tepi Barat.

Disampaikan Kepolisian Israel, seperti dilansir AFP, Senin (18/12/2017), bahwa peledak yang dibawa warga Palestina itu untungnya tidak meledak dan langsung diperiksa pakar bom. Identitas warga Palestina yang ditangkap itu tidak diungkap ke publik.

Media lokal melaporkan, insiden ini terjadi pada Minggu (17/12) waktu setempat di dekat pengadilan militer yang ada di wilayah Nablus, Tepi Barat bagian utara.

Radio publik Israel melaporkan bahwa warga Palestina yang ditangkap itu berasal dari kamp pengungsi Jenin yang ada di dekat lokasi.

Media lokal juga menyebut peledak kedua ditemukan di dalam mantel warga Palestina itu. Namun laporan soal peledak kedua ini tidak dikonfirmasi oleh Kepolisian Israel.

Ketegangan di kawasan Tepi Barat yang diduduki Israel, semakin memanas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel pada 6 Desember lalu.

Pada Sabtu (16/12) waktu setempat, ribuan warga Palestina hadir dalam pemakaman empat pria yang tewas dalam rentetan bentrokan dengan tentara Israel di Tepi Barat dan Gaza sehari sebelumnya atau pada Jumat (15/12) waktu setempat.

Faksi Fatah yang menaungi Presiden Palestina Mahmud Abbas menyerukan kembali digelarnya aksi protes besar-besaran pada Rabu (20/12) lusa, saat Wakil Presiden AS Mike Pence berkunjung ke Yerusalem.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *