Basarnas Berikan Penghargaan untuk Tim Evakuasi Helikopter SAR

Temanggung 1.106 personel menerima penghargaan dari Badan SAR Nasional (Basarnas). Mereka adalah tim evakuasi Helikopter HR 3602 milik Basarnas yang jatuh di pegunungan Butak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Temanggung, 2 Juli 2017 lalu.

Mereka berasal dari 92 organisasi antara lain adalah Pangkalan TNI AL, Polres Temanggung, BPBD Temanggung, Kodim Temanggung, Kodim Wonosobo, RSUD Joyonegoro Temanggung, Orari, Pemadam Kebakaran Magelang, Banser Temanggung, warga Desa Canggal dan organisasi relawan lainnya.

“Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada lembaga, organisasi, relawan dan pihakpihak yang terlibat aktif dalam evakuasi kecelakaan helikopter Basarnas,” kata Kepala Basarnas, Marsekal Muda M Syauqi, di Gedung Graha Bumi Pala Pemerintah Daerah Temanggung, Selasa (25/7/2017) malam.

Syauqi menuturkan, keterlibatan potensi SAR tersebut sangat membantu dan mempercepat proses evakuasi, baik korban maupun bangkai helikopter.

“Tim gabungan ini mampu mengevakuasi jenazah hanya dalam beberapa jam setelah musibah. H hal itu belum pernah terjadi sebelumnya. Semua itu hanya bisa dilakukan karena kerjasama dan sinergi semua tim,” imbuhnya.

Dia berharap, pemberian penghargaan tersebut dapat memicu semangat lembaga dan organisasi relawan untuk lebih giat lagi dalam melaksanakan tugas kemanusiaan. Selain itu, juga menjadi pelajaran agar relawan meningkatkan kemampuan dan selalu berhatihati.

Humas Basarnas Jawa Tengah, Zulhawary Agustianto, menambahkan bahwa penghargaan berupa piagam inimerupakan bentuk apresiasi Basarnas terhadap seluruh pihak yang telah membantu kelancaran proses evakuasi.

“Kecepatan proses evakuasi tidak lepas dari peran serta potensi SAR yang bahumembahu penuh semangat membantu Basarnas dalam menghadapi musibah yang sedang dihadapi,” katanya.

Untuk diketahui, penanganan musibah kecelakaan helikopter Basarnas jenis Dauphin yang menabrak perbukitan Butak berlangsung sangat cepat. Evakuasi 8 orang korban berhasil dilakukan hanya dalam waktu kurang lebih 8 jam. Sedangkan seluruh badan helikopter dapat dievakuasi hanya dalam waktu dua hari.