AS Resmikan Pangkalan Militer Permanen di Israel

Tel Aviv Pemerintah Amerika Serikat meresmikan sebuah pangkalan militer permanen di Israel. Ini merupakan basis militer permanen pertama di Israel.

Pejabat militer Israel, Brigadir Jenderal Zvika Haimovitch mengatakan kepada para wartawa, ini pertama kalinya bendera AS berkibar di sebuah pangkalan militer Israel, seraya menyebut ini sebagai peresmian “bersejarah dan menarik”.

Puluhan tentara AS akan tinggal dan bekerja di pangkalan baru, yang berlokasi di areal sekolah Divisi Pertahanan Udara milik Angkatan Udara Israel di Negev, Israel selatan.

“Dikarenakan kerja sama erat antara kita dan pasukan Amerika di bidang pertahanan udara, serta pengalaman luas yang terakumulasi oleh Divisi Pertahanan Udara, maka diputuskan bahwa basis permanen pertama militer AS akan didirikan di Sekolah Pertahanan Udara,” kata Haimovitch seperti dilansir media Haaretz, Selasa (19/9/2017).

Haimovitch menolak menjelaskan lebih detail mengenai aktivitas para tentara AS di pangkalan tersebut.

“Pangkalan tersebut akan terus di sini. Itu melibatkan alokasi sumber daya yang signifikan, dengan pemahaman bahwa ini tepat dan perlu dan bagian dari asetaset AS di Israel,” tutur Haimovich mengacu ke tentaratentara AS yang telah mengoperasikan sistem radar XBand yang dikerahkan AS di Negev pada tahun 2009.

Sistem radar canggih tersebut bisa mendeteksi rudalrudal yang diluncurkan dari jarak ratusan kilometer jauhnya. Pejabatpejabat AS mengatakan bahwa ini merupakan bagian dari upayaupaya AS untuk memperbaiki kemampuan pertahanan Israel dalam menghadapi ancaman yang meningkat dari Iran.

Setjak menjabat, Presiden AS Donald Trump telah memperbaiki hubungan dengan Israel, yang sempat dilanda ketegangan semasa pemerintahan Presiden Barack Obama. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bahkan memuji Trump sebagai “sahabat yang hebat bagi rakyat Yahudi.”