Anjing Pelacak Diterjunkan Buru Terduga Pembunuh Istri Polisi

Jombang Salah satu terduga pelaku pembunuhan sadis terhadap Sri Handayani (52), istri anggota Polsek Bareng, Jombang berhasil kabur dari kejaran polisi. Kini puluhan petugas memburu terduga pelaku yang diketahui kabur ke kawasan hutan Pegunungan Anjasmoro.

Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto mengatakan, sebanyak 75 personel bersenjata lengkap diterjunkan untuk memburu terduga pelaku yang diketahui bernama Muhamad Sokib (29), warga Desa Ngampungan, Bareng, Jombang. Puluhan personel itu dari Sat Reskrim dan Sat Sabhara Polres Jombang, Polsek Bareng serta Subdit Jatanras Polda Jatim.

“Kami juga dibantu Unit K9 Polda Jatim dan Polres Jombang. Penyisiran kami lakuan di tempattempat yang dicurigai menjadi persembunyian pelaku,” kata Agung saat memantau proses pencarian terduga pelaku di Wonosalam, Jombang, Minggu (3/9/2017).

Agung memperkirakan, Sokib bersembunyi di kawasan hutan di Kecamatan Bareng dan Wonosalam. Kedua wilayah ini berada di lereng Pegunungan Anjasmoro. Menurut dia, terduga pelaku sempat muncul ke permukiman penduduk meminta bantuan makanan dan pakaian ke warga.

Pembunuh istri polisi di Jombang diburu hingga ke hutan/
“Yang menjadi tantangan kami, tersangka tahu medan. Awalnya pengembangan kami dia di wilayah hutan Bareng, namun dia berani muncul di jalan arteri,” ujarnya.

Untuk memudahkan proses pencarian, lanjut Agung, foto Sokib telah disebar ke seluruh anggotanya. Bahkan foto terduga pelaku ini disebar di media sosial melalui akun instagram Polres Jombang.

Seperti melalui akun @polresjombang memajang foto terduga pelaku sejak Sabtu (2/9) malam. Sedangkan akun facebook Satreskrim Jombang menyebar foto sekaligus data diri terduga pelaku.

Penyebaran foto terduga pelaku pembunuhan istri anggota Polsek Bareng ini atas instruksi Bid Humas Polda Jatim. “Agar masyarakat juga bisa membantu memberikan informasi kepada kami,” ujarnya.

Pembunuh istri polisi di Jombang diburu/ 
Dia mengimbau kepada masyarakat agar melapor ke polisi jika melihat Sokib. Pasalnya, pria ini mengalami depresi yang berpotensi melakukan kekerasan. Selain itu, pihaknya juga meminta seluruh keluarga Sokib agar mau bekerjasama.

“Kami sudah komunikasi dengan istri, orang tua dan mertuanya, bagi anggota keluarga yang mengetahui pelaku supaya melapor ke kami. Kami juga mengimbau pelaku segera menyerahkan diri. Karena ciriciri sudah kami sebar ke semua anggota. Kalau tidak kami lakukan langkah yang jelas,” tandasnya.

Sokib diduga menghabisi nyawa Sri Handayani, istri Aiptu Sunaryo anggota Unit Sabhara Polsek Bareng. Suami korban yang bertugas di pos penjagaan Polsek Bareng purna tugas 1 September 2017. Sementara seharihari Sokib bekerja di toko sembako korban. Diduga pelaku tak sendirian saat melakukan aksinya.

Sri ditemukan suaminya dalam kondisi tewas bersimbah darah di ruko miliknya, Jalan Ampera No 1, Desa/Kecamatan Bareng, Jombang, Selasa (29/8) tengah malam. Ibu tiga anak yang seharihari mengelola bisnis toko kebutuhan pokok itu menderita luka tusuk di perut, luka sobek di mulut dan gigi tanggal satu, serta luka pukulan dengan ujung setrika di kepala belakang. Kedua kaki dan leher korban diikat dengan kabel.

Polisi menduga pembunuhan ini bermotif dendam lantaran korban dihabisi dengan cara sadis. Uang milik korban senilai Rp 310 juta yang sebelumnya hilang, ditemukan terpisah di sawah, tong sampah dan rumah kosong dekat rumah korban.