Aksi Bela Rohingya Usai, Arus Lalin Perbatasan Yogya-Magelang Lancar

Magelang Arus kepulangan para peserta aksi Bela Rohingnya dari Masjid An Nuur, Mungkid Kabupaten Magelang terpantau lancar. Hal itu terlihat di simpang tiga Palbapang dan simpang tiga Blondo, Magelang.

Simpang Palbapang menuju Mungkid lewat Mendut yang sebelumnya ditutup baik dari arah Yogyakarta maupun Kota Magelang sudah dibuka. Sebelumnya sejak pagi hingga pukul hingga siang ditutup dan dijaga ketat aparat kepolisian.

Arus massa yang kembali dari Mungkid terpantau lancar di sepanjang Jalan Magelang menuju Yogyakarta. Polres Magelang memecah arus kendaraan dari arah Mungkin.

Pertama, peserta yang dari arah Yogyakarta dan Klaten melewat jalan Mungkid, Mendut, Palbapang kemudian belok kanan masuk jalan Magelang ke arah Muntilan dan Yogyakarta. Yang dari arah utara, massa lewat Jl SukarnoHatta Kota Mungkid, simpang tiga Blondo, Mertoyudan dilanjutkan ke arah utara menuju arah Temanggung, Semarang. Ada juga peserta yang dari Boyolali dan Solo melewati jalur Blabak, Sawangan, Selo, Boyolali dan Solo.

Kebanyakan peserta menggunakan sepeda motor yang pulang lebih dulu. Sedangkan kendaraan roda empat yang ditumpangi massa baru bergerak sekitar pukul 15.00 WIB.

Mereka pulang secara bekelompok sekitar 47 sepeda motor berboncengan. Ada juga rombongan yang menggunakan mobil dan bus carteran namun tidak bisa masuk lokasi. Bus terparkir di dekat simpang tiga Palbapang hingga blabak. Massa kemudian berjalan kaki atau naik ojek dan carter angkudes.

Jarak antara simpang tiga Blondo dan Palbapang sekitar 57 km. Saat ini arus balik relatif lancar. Penjagaan dilakukan di simpang tiga Palbapang dan Blondo. Sedangkan di perbatasan Salam, Mmagelang dengan Tempel Sleman di dekat jembatan Krasak yang sebelumnya dijaga ratusan petugas gabungan TNI/Polri sudah ditarik. Yang berjaga hanya sekitar 25 orang.

Pengamanan difokuskan di dekat lokasi, dan Palbapang hingga simpang Blondo Mertoyudan.