Agustus, Pengerjaan Pondasi LRT di Sungai Musi Dipastikan Selesai

Pengerjaan light rail transit (LRT) Palembang benar-benar dihentikan total selama arus mudik dan Idulfitri berlangsung.

Proses pengerjaan kereta ringan tersebut baru akan kembali dimulai minggu depan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Sumsel, Nasrun Umar mengatakan, selama Idulfitri, pengerjaan LRT dihentikan.

Sebab, sebagian besar para pekerja mudik dan pulang kampung untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga.

“Pekerjaan LRT setop sementara sejak H-3 Idulfitri hingga 28 Juni,” katanya seperti dilansir Sumatera Ekspres (Jawa Pos Group) hari ini.

Saat ini, sambung dia, memang pengerjaan belum dilakukan secara keseluruhan, mulai dari zona I hingga V. Namun secara bertahap, dilakukan pengerjaan karena masih ada pekerja berada di kampung.

“Paling Senin nanti (3/7, red) sudah aktif dan mulai bekerja,” sebutnya.

Dijelaskan Nasrun, pihaknya sejak awal mengimbau agar pengerjaan LRT tidak terlalu lama terhenti. Pasalnya, pengerjaan berpacu dengan waktu. Sejauh ini, kontraktor telah mengerti. ‘Pengerjaan LRT ini harus cepat,” tandasnya.

Selain itu, lanjut dia, pengerjaan struktur bawah yang berada di jalan raya telah selesai yang diperkirakan telah mencapai hampir 95 persen. Yang masih kurang, ungkap Nasrun, di titik persimpangan yang belum selesai. ”Setelah Lebaran ini, semua akan dikebut,” katanya.

Sementara itu, karena struktur bawah telah selesai, kontraktor melanjutkan membangun taman yang menjadi tanggung jawab PT Waskita Karya. Sembari membangun taman, kontraktor membangun u-turn (belokan) di sepanjang 22,5 km. Hal ini sudah dibicarakan dan dirapatkan dengan instansi terkait, mulai dari Dishub, kepolisian hingga kontraktor.

”Ada 27 u-turn yang akan ditempatkan di sepanjang LRT,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, pasca-Lebaran, akan dilakukan pemasangan rel. Saat ini, hampir 50 persen material rel sudah datang. Sebagian masih di Pelabuhan Boom Baru. ”Ada juga yang masih di gudang di Jalan Soekarno-Hatta,” urainya.

Nasrun menjelaskan, pengerjaan rel ini tidak memakan waktu lama karena material rel akan diangkat langsung ke atas. Setelah ditempatkan, material rel akan dipasang langsung.

Sebab, mall (tempat/dudukan, red) sudah dibuat, kemudian dicor dan dilas. Targetnya akhir 2017 pengerjaan fisik rampung.

“Saat ini, progres pembangunan LRT lebih cepat dan melampuai target yang ditetapkan. Progresnya sudah 44,185 persen dari target 40 persen. Artinya, ada kelebihan 3,811 persen,” tukasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *