64 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Mal Rusia, 10 Masih Hilang

Korban akibat kebakaran sebuah pusat perbelanjaan di kota Kemerovo, kawasan Siberia, Rusia, meningkat cepat, menjadi 64 tewas dan 10 orang lain masih belum ditemukan.

Media Rusia melaporkan, banyak di antara korban tewas adalah anak-anak.

Banyak korban sedang menonton di bioskop ketika api mulai berkobar di lantai atas kompleks Winter Cherry, hari Minggu (25/3) itu.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan orang-orang melompat dari jendela untuk meloloskan diri dari kobaran api.

Asap membumbung dari jendela, dan para petugas pemadam kebakaran bekerja untuk mengevakuasi benda-benda dan menyelamatkan orang-orang.

Kemerovo, merupakan sebuah daerah penghasil batubara utama Rusia, terletak sekitar 3.600 km timur Moskow.

Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran.

Bagaimana asal mula kebakaran?

Di dalam kompleks pertokoan yang dibuka pada tahun 2013 ini, terdapat sejumlah bioskop, restoran, sauna, arena bowling, dan kebun binatang anak-anak.

Diyakini, api mulai berkobar sekitar 17:00 (16:00 WIB) di bagian gedung yang di dalamnya terdapat kompleks hiburan, lapor media setempat.

“Menurut informasi awal, atap runtuh di dua ruang bioskop,” kata Komite Investigasi Rusia dalam sebuah pernyataan.

Yevgeny Dedyukhin, wakil kepala dinas darurat wilayah Kemerovo mengatakan area kebakaran mencakup sekitar 1.500 meter persegi.

“Kami mengerahkan 288 personel darurat di lokasi, serta 62 unit pemadam kebakaran dan satu tim udara,” tambahnya.

“Mereka semua terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Kami mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memadamkan api,” katanya.

“Pusat perbelanjaan adalah bangunan yang sangat kompleks. Banyak sekali bahan yang mudah terbakar,” tambahnya pula.

Apa yang kita ketahui tentang para korban?

Wakil gubernur wilayah Kemerovo, Vladimir Chernov, mengatakan 13 jenazah ditemukan di salah satu ruang bioskop.

Para petugas darurat berhasil mengevakuasi sekitar 100 orang dari gedung itu dan menyelamatkan 20 lainnya, lapor kantor berita Itar-Tass.

Para petugas tak mampu mencapai salah satu ruangan bioskop karena asap tebal dan bahaya ambruknya bangunan, kata sebuah sumber yang dikutip sebuah kantor berita Rusia, Interfax.

Sumber lain mengatakan, praktis tak ada kemungkinan menemukan penyintas, atau korban yang masih hidup.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *