1350 Pelajar Berkebutuhan Khusus Rayakan Hari Pramuka di Sumedang

Sumedang Anggota pramuka berkebutuhan khusus di Jabar mengikuti Jambore Pramuka Pendidikan Khusus yang digelar Kwartir Daerah (Kwarda) Jabar di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kegiatan tersebut sekaligus merayakan peringatan Ke56 Hari Pramuka Nasional.

“Melalui kegiatan ini mereka dapat bertemu dengan teman baru, bisa mengembangkan diri, mandiri dan optimistis ke depannya mereka bisa sukses,” kata Waka Kwarda Bidang Bina Muda Jabar Darojat Ali di Bumi Perkemahan Kiara Payung, Senin (14/8/2017).

Jambore ini belangsung tiga hari atau SeninRabu 1316 Agustus 2017. Acara itu diikuti 1.350 pelajar anggota pramuka berkebutuhan khusus dan 270 orang pembina.

“Dalam perkemahan ini, kami harap dapat memotivasi mereka,” ucap Darojat.

Para peserta jambore asal Sekolah Luar Biasa (SLB) Menengah Pertama dan Menengah Atas atau berusia 1115 tahun. Mereka gabungan dari 37 gugus di wilayah Priangan Timur, Jabar.

Anggota pramuka yang tunarungu, tunanetra, tunawicara, tunagrahita dan tuna daksa, ini sangat antuasis mengikuti acara. “Harapan kami, semua anggota pramuka dapat merasakan Hari Pramuka. Jambore ini bisa lebih memotivasi mereka agar kreatif dan potensinya dapat digali untuk kehidupan di masyarakat,” ujar Darojat.

Sebelum mengikuti perkemahan, para anggota pramuka berkebutuhan khusus ini menyaksikan kesenian pencak silat dan upacara pembukaan. Dalam upacara tersebut pelaksananya anak berkebutuhan khusus, mulai pemimpin upacara, pembaca teks UUD 45 dan Pancasila, baca doa hingga pengibar bendera.

Salah satu guru SLB dari Kabupaten Garut, Sri Suryani, berharap aktivitas perkemahan ini membuat anak didiknya makin semangat dan giat belajar.

“Saya lihat di wajah mereka senang sekali, bisa tertawa dengan riang dan menunjukkan wajah ceria. Ketika sudah dilibatkan, mereka bisa lebih mandiri,” ujar SRi.

Usai melaksanakan upacara, mereka mengikuti senam bersama yang dikomandoi sejumlah kakak pembina. Setelah itu, mereka melakukan permainan di alam terbuka

Salah satu peserta, Verdi Febriansyah (12), mengaku senang bisa merayakan Hari Pramuka di Bumi Perkemahan Kiara Payung. Siswa SLB BC Bina Harapan Kabupaten Pangandaran ini begitu semangat meski berad di kursi roda.

“Senang sekali bisa ikut dalam kegiatan ini,” kata Verdi.