1 Keluarga AS Tewas Akibat Gas Beracun Saat Berlibur di Meksiko

Satu keluarga asal Iowa, Amerika Serikat (AS), ditemukan tewas saat berlibur di Meksiko. Pasangan suami istri dan dua anak mereka diduga tewas akibat menghirup gas beracun di dalam sebuah kondominium di kota pantai Tulum, Meksiko, tempat mereka menginap.

Seperti dilansir CNN, Senin (26/3/2018), kantor jaksa wilayah Quintana Roo yang menangani kasus ini menyebut satu keluarga asal AS itu, telah tak bernyawa selama 36-48 jam sebelum jenazah mereka ditemukan pada Jumat (23/3) waktu setempat.

Keempat warga AS yang tewas diidentifikasi sebagai Kevin Wayne Sharp, Amy Marie Sharp, Sterling (12) dan Adriana (7). Hasil autopsi menunjukkan keempatnya mengalami sesak napas usai menghirup gas beracun. Namun asal dan jenis gas beracun yang menewaskan mereka belum diketahui pasti.

Kantor jaksa tersebut menyatakan, tidak ada tanda-tanda tindak kejahatan atau dugaan bunuh diri dalam kasus ini. Para penyidik juga mengesampingkan dugaan perampokan, karena tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan di dalam kondominium itu.

Sejumlah foto yang dirilis otoritas Meksiko menunjukkan para petugas pemadam kebakaran dan petugas forensik memakai masker saat memeriksa sebuah kompor gas di dalam kondominium itu. Mereka disebut sedang melakukan ‘inspeksi fisik pada instalasi gas’ di kondominium itu.

Salah satu kerabat keluarga itu, Jana Weland, menuturkan kepada CNN bahwa pasangan Sharp dan dua anaknya tiba di Tulum pada 15 Maret lalu. Mereka tinggal di sebuah kondominium yang disewa, yang ditemukan dari sebuah perusahaan rental.

Komunikasi terakhir dengan keluarga Sharp adalah saat mereka memposting foto anak mereka yang sedang berendam ke media sosial Snapchat. Weland menyebut, keluarga Sharp seharusnya pulang dari liburan mereka pada Rabu (21/3) waktu setempat. Sang ayah dari keluarga itu, Kevin, memiliki sebuah perusahaan distribusi bir. Pada hari itu, Kevin tidak menghubungi karyawannya pada pagi hari, seperti yang biasa dilakukannya.

Keluarga Sharp juga tidak hadir menonton pertandingan basket di Illinois, AS pada Rabu (21/3) malam waktu setempat. Padahal sebelumnya mereka menyatakan sangat ingin menonton pertandingan basket itu. Keluarga besar Sharp menunggu hingga Kamis (22/3) malam untuk menghubungi otoritas AS dengan dugaan mereka mengalami masalah dengan penerbangan pulang dari Meksiko. Namun tanpa diduga, temuan mengejutkan didapati otoritas Meksiko saat mencari keberadaan keluarga asal AS itu.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *